Friday, April 17, 2020
60Th PMII ditengah pandemi, membangun harmoni kaderisasi digital dan edukasi.
Nafas semangat pengkaderan masih terus menggebu dalam diri PMII. Mengingat Usia 60Th ini bukan usia yang singkat. Didirikan di Surabaya pada tanggal 21 syawal 1379 H, yang bertepatan tanggal 17 April 1960 artinya sudah separuh abad lebih PMII sebagai organisasi kemahasiswaan tetap teguh berdiri menjadi garda terdepan Pembela Bangsa, Penegak Agama. PMII telah melewati pasang surut organisasi, PMII terus menerus melakukan upaya perbaikan baik secara struktural maupun kultural. selayaknya sebuah kematangan usia, semakin bertambah maka bertambah pula tantangan yang harus ia hadapi. selain tantangan internal PMII sendiri, PMII dihadapkan dengan tantangan eksternal yg bersifat global yakni pandemi. berulang tahun ditengah pandemi terpaksa meredam keinginan untuk melakukan perayaan khusus. Lebih dari itu yang cukup mengkhawatirkan adalah mandeknya proses kaderisasi ditengah pandemi covid-19. Dapat ketahui bahwa jantung organisasi adalah perkaderan. Secara filosofis, pengkaderan PMII hendak menciptakan manusia merdeka (independent), sementara proses pengkaderan itu menuju pada satu titik, yakni mencipta manusia Ulul Albab.
Sistem pengkaderan PMII adalah upaya pembelajaran yang terarah, terencana, sistematis, terpadu, berjenjang dan berkelanjutan untuk mengembangkan potensi, mengasah kepekaan, melatih sikap, memperkuat karakter, dan memperluas wawasan agar menjadi manusia yang santun, cerdik, cendikia, terampil dan siap menjalankan roda organisasi untuk mencapai cita-cita perjuangannya. Ada lima argumentasi mengapa harus ada pengkaderan. Pertama, sebagai pewarisan nilai-nilai (argumentasi idealis). Kedua, pemberdayaan anggota (argumentasi strategis). Ketiga, memperbanyak anggota (argumnetasi praktis). Keempat, persaingan antar kelompok (argumentasi pragmatis) dan yang kelima sebagai mandataris organisasi (argumnetasi administrative).
Namun dengan mewabahnya pandemi Covid-19 yang ada di Indonesia, Pengurus Besar PMII menghimbau Penundaan Pelaksanaan Aktivitas Pengkaderan melalui surat yang diedarkan beberapa waktu lalu, dimana seluruh elemen/stake holder di PMII untuk MENUNDA seluruh aktivitas perkaderan yang mengundang kumpulan orang sampai situasi aman dan ada petunjuk selanjutnya.
hal ini menuntut PMII harus bisa segera beradaptasi dengan situasi yang mendesak agar upaya kaderisasi terus berjalan. Formula kaderisasi yang inovatif dan kreatif sangat dibutuhkan dalam kondisi seperti ini agar kaderisasi tetap berjalan sebagaimana mestinya. Anggota dan kader tetap mendapatkan haknya dalam keilmuan dan nilai-nilai organisasi. Seruan publik yakni hastag dirumah saja seharusnya bukan menjadi sebuah boomerang bagi PMII untuk tetap mempersiapkan embrio yang siap melanjutkan tongkat estafet perjuangan sebuah organisasi. Saat ini adalah era digital, bukan lagi primitif. Indonesia diklaim sebagai raksasa teknologi digital Asia dengan jumlah pengguna seluler diprediksi meningkat menjadi 265,3 Juta di tahun 2019 dengan Laju Pertumbuhan Majemuk Tahunan (Compound Annual Growth Rate), disingkat CAGR 4,77 persen. Sementara untuk pengguna Smartphone diperkirakan meningkat menjadi 140,4 Juta di tahun 2019 (CAGR 26,17 persen). Begitu pun untuk penggunaan internet akan meningkat hingga 178,4 Juta tahun 2019 mendatang (CAGR 12,8 persen). Sementara untuk pengguna mobile internet diprediksi menjadi 89,4 Juta (2019) dengan CAGR 9,23 persen. Hal itu diungkapkan oleh Dimitri Mahayana, Dosen Sekolah Teknik Elektro dan Informatika ITB yang juga dalam hal ini sebagai Data Scientist Sharing Vision. Dengan begitu bukan menjadi hal yang tidak mungkin melakukan upaya kederisasi digital. PMII bisa memanfaatkan kecanggihan teknologi sebagai upaya pengkaderan, diimbangi dengan berbagai stimulus juga rangsangan motivasi sebagai dorongan kembalinya iklim yang kaderisasi yang masif. Kaderisasi berbasis digital dapat dikemas dengan berbagai konten yang relevan dengan nilai-nilai yang terkandung dalam organisasi. Metode lama seperti ceramah dan tatap muka dapat diganti dengan metode daring, diskusi online, dan memperkaya karya tulis sehingga menciptakan iklim baca yang baik. Metode ini sebagai salah satu langkah alternatif juga solutif terhadap upaya kaderisasi selama pandemi ini.
Selain itu PMII juga harus hadir ditengah masyarakat sebagai intermediary antara pemerintah dan masyarakat. bagaimana PMII harus memberi contoh yang baik dan melakukan edukasi yang berkaitan dengan pandemi ini. mengingat PMII sebagai organisasi cukup dekat dengan masyarakat, hal tersebut bisa dimulai dari internal struktural ataupun edukasi perorangan. kader PMII harus memiliki keluasan pemahaman dan informasi terkait pandemi ini secara update. Tidak sedikit masyarakat yang masih salah tafsir tentang pandemi covid-19 ini, berbagai tuduhan dan kecurigaan terhadap berbagai elemen masih gencar ditemui. Tugas kita sebagai kader PMII adalah meluruskan pemahaman masyarakat tentang pandemi covid-19, kita juga harus saling merangkul dan percaya untuk menghadapi ujian ini bersama-sama. Bagaimana kita sebagai anggota dan kader PMII paham terhadap pencegahan penularan dan membantu memutus rantai penularan. Meskipun secara sistem pemerintah telah berupaya meluncurkan kebijakan untuk memutus mata rantai penularan, namun pada realisasinya masih ditemukan banyak kendala. PMII sebagai organisasi kaderisasi dengan basis massa terbesar di Indonesia dengan ribuan kader yang tersebar diseluruh nusantara dan itu bisa menjadi salah satu penopang untuk terus melakukan komunikasi secara masif dengan berbagai macam pihak. Sehingga. besarnya massa yang dimiliki, menuntut PMII harus mampu secara masif untuk memutus rantai penularan covid-19.
Semoga kader dan anggota PMII diberikan kesehatan, keberkahan, berpikir kritis dan inofatif. Dan jangan lupa, tetap produktif meski di tengah pandemi.
oleh: KOPRI PC Pamekasan
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Pertambangan Ilegal, Bosissme, dan hegemoni kaum elit (Manfaat untuk siapa? derita untuk siapa?)
Indonesia seringkali disebut “tanah surga”, negara agraris dengan letak geografis yang strategis dengan luas sekitar 1.919.440 km. Memi...
-
Akhir-akhir ini media di ciutkan dengan hastag yang begitu tran di media sosial baik itu di twitter, fb, ig, dan lainya. sehingga bany...
-
Bupati pamekasan melakukan mutasi kadinsos yaitu kepada Syaiful Anam yang dinilai sudah tidak layak menjabat karena beberapa program di...
-
Nafas semangat pengkaderan masih terus menggebu dalam diri PMII. Mengingat Usia 60Th ini bukan usia yang singkat. Didirikan di Surabaya p...

No comments:
Post a Comment